Showing posts with label tips blogging. Show all posts
Showing posts with label tips blogging. Show all posts

Monday, May 9, 2011

Daftar Di Search Engine Penunjang CEO

Pemasangan meta Tag atau key penunjang top 100 CEO pada artikel saya yang lalu agar Blog kita dapat terindex oleh Search Engine, maka kita harus memasangn Meta Tag Keyword , Meta Tag Description. Jadi dalam pemasangan Meta TAG di Blogarch Engine . Menurut saya perlu juga Blog Anda pemasangan Meta Key Content. Langkahnya memasangy Content sebagai berikut.langkah berikut hanya simulasi: kalau blogs rancangan~ masuk edit html gitu maksutnya,,, kalau worprees di bawah ini:
1 . Masuk ke Dashboard blog WordAnda. 
2 . Klik tanda panah ke bawah pada menu “ Pas ”. 
3 . Pilih Submenu “ Perkakas ”.
4 . Geser hi. Webmaster Tools Verification (?) Enter your meta ke Bing Webmaster Center Pada link tulisan terseWebmaster Tools Verification (?) Enter your meta key “content ” value to verify your blog with Google Webmaster Tools , Yahoo! Site Explorer , and Bing Webmaster CenterGoogle Webmaster Tools Contoh : Yahoo ! Site Explorer Contoh : Bing Webmaster Center Contoh : SelainYahoo dan MNSuntuk saat ini Google merupakan search angine yang paling banyak di gunakan . Kali ini kita akan membahas bagaimana cara mendaftarkan blog kita ke mesin pencari google tersebut . Ini salah satu upaya agar blog kita dikenali oleh google melalui kata kunci di search angine . Untuk sobat yang baru mengawali bikin blog mungkin cara ini perlu kita praktekkan . Yang perlu di ingat ini merupakan salah satu alternatif agar blog kita bisa cepat terindek oleh mesin pencari google . Karena masih banyak cara untuk lebih mengoptimalkan blog kita pada mesin pencari. Untuk hal yang satu itu bisa ditanyakan pada webmaster yang memang sudah pakarnya mengenai seo . Untuk memdaftarkan blog sobat kegoogle bisa ikuti langkah -langkah di bawah ini: 
1 . Masuk ke www . google . com/addurl /?continue= / addurl 
2 . Masukkan alama url sobat. 
3 . Isi komentar sesuai tema blog . 
4 . Masukkan kode. 
5 . Klik tambahkan url. 

Jika berhasil akan muncul : Google Information for Webmasters Thank you bla bla boso njobo negri rek angel,lek boso oseng mbrasan yo tak artikan.

6 . Kemudian klik google webmaster tool . 
7 . Setelah terbuka jendela baru masukkan alamat email beserta pasword. 
8 . Selamat Datang di Alat Webmaster. Untuk memulai … Klik tambahkan situs. 
9 . Masukkan alamat url . * Klik edit HTML. * Copy dan masukkan tag tersebut pada bagian sebelum bagian . Kemudian kembali ke Google webmaster tool . selesai

Cara membuat atau menampilkan artikel terkait (Related Posts) tanpa plugin WordPress

Cara membuat atau menampilkan artikel terkait (Related Posts) tanpa plugin WordPress pada posting blog. Related post tanpa plugin dalam postingan ini untuk menampilkan artikel-artikel terkait dari artikel utama (konten blog) berdasarkan tags. Hal ini termasuk menjadi salah satu teknik on page SEO, sehingga pengunjung dapat mengetahui artikel-artikel yang satu tema, selanjutnya yang diharapkan membaca beberapa artikel yang tampil.
Pada artikel meluruskan tips SEO tentang letak keyword blog, saya pernah dibuat bingung oleh search engine Google, karena kalimat yang di indeks tidak hanya artikel utama, ternyata link dalam artikel terkait juga dibaca. Maka dengan membuat Related Post sendiri, kita bisa bebas memodifikasi sesuai dengan keinginan kita.
Sebelum melangkah jauh, sebaiknya di coba terlebih dahulu dengan server lokal (localhost), silahkan baca dulu install WordPress secara offline. Sehingga Anda bisa mencoba-coba kode php artikel terkait, sekaligus untuk bentuk desainnya, untuk menghindari error. Kalau sudah fix, baru deh di copy-paste kedalam blog.
Berikut kode php untuk membuat related posts (artikel terkait) tanpa plugin WordPress berdasarkan tags.
Buka file single.php theme WordPress, kemudian copy kode php di bawah ini.
<?php
$tags = wp_get_post_tags($post->ID);
if ($tags) {
$tag_ids = array();
foreach($tags as $individual_tag) $tag_ids[] = $individual_tag->term_id;

$args=array(
'tag__in' => $tag_ids,
'post__not_in' => array($post->ID),
'showposts'=>10, // Jumlah artikel yang akan ditampilkan - Show post count.
'caller_get_posts'=>1
);
$my_query = new wp_query($args);
if( $my_query->have_posts() ) {
echo '<h3>Related Posts :</h3><ul>';
while ($my_query->have_posts()) {
$my_query->the_post();
?>
<li><a href="<?php the_permalink() ?>" rel="bookmark" title="Permanent Link to <?php the_title_attribute(); ?>"><?php the_title(); ?></a></li>
<?php
}
echo '</ul>';
}
}
?>
Selanjutnya paste di bawah <?php the_content(); ?>
Atau terserah mau diletakkan di mana :roll: Dalam blog ini saya meletakkan di bawah artikel utama, di atas kategori dan tag. Bisa juga diletakkan pada bagian bawah komentar.
Kode di atas format atau desain akan mengikuti konten blog. Untuk memperindah tampilan artikel terkait tersebut, bisa juga dengan menambahkan style tersendiri. Langkahnya :
Letakkan kode related posts di atas diantara kode di bawah ini :
<div class=”post-related”>
Kode php related post di sini
</div>
Biar tidak membingungkan :) maka hasil selengkapnya menjadi seperti di bawah ini
<div class="post-related">
<?php
$tags = wp_get_post_tags($post->ID);
if ($tags) {
$tag_ids = array();
foreach($tags as $individual_tag) $tag_ids[] = $individual_tag->term_id;

$args=array(
'tag__in' => $tag_ids,
'post__not_in' => array($post->ID),
'showposts'=>10, // Jumlah artikel yang akan ditampilkan - Show post count.
'caller_get_posts'=>1
);
$my_query = new wp_query($args);
if( $my_query->have_posts() ) {
echo '<h3>Related Posts :</h3><ul>';
while ($my_query->have_posts()) {
$my_query->the_post();
?>
<li><a href="<?php the_permalink() ?>" rel="bookmark" title="Permanent Link to <?php the_title_attribute(); ?>"><?php the_title(); ?></a></li>
<?php
}
echo '</ul>';
}
}
?>
</div>
Kode-kode yang berwarna jingga bisa diubah-ubah sesuai dengan kebutuhan. Kode dalam tutorial ini adalah yang saya pasang dalam blog ini.
Selanjutnya buka file style.css dalam theme WordPress. Masukkan kode di bawah ke dalamnya.
.post-related { line-height:20px; position:relative; color:#000; margin-right:5px; padding:2px 25px;overflow: hidden; display:block;}
.post-related h3 { color:#0349a8; font-family:Georgia,FixedSys; font-size:22px; margin:5px 0; }
Kode untuk style.css ini tidak harus baku seperti itu. Contoh tersebut sudah saya sesuaikan dengan theme WordPress ini. Tentunya berbeda theme juga akan berbeda tampilan agar sesuai.
Thanks to hotseleb.com
Demikian artikel tentang cara membuat related posts atau artikel terkait blog WordPress tanpa plugin, berdasarkan tags. Sehingga kita tidak perlu repot-repot lagi install plugin artikel terkait :) inilah yang saya suka. Selamat mencoba. Maaf dan Terima kasih.